Home arrow Produk Peruri arrow Uang Kertas RI
Narrow screen resolution Wide screen resolution

Tata Nilai Peruri

INTEGRITAS ... KUALITAS ... TEAMWORK ... INOVASI ... SEKURITI ...

Pilih Bahasa

Kegiatan Peruri

August 2010 September 2010 October 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 35 1 2 3 4
Week 36 5 6 7 8 9 10 11
Week 37 12 13 14 15 16 17 18
Week 38 19 20 21 22 23 24 25
Week 39 26 27 28 29 30
Uang Kertas Republik Indonesia

Pecahan Rp 100.000,-

 ImageImage

        Uang Kertas bernilai nominal Rp 100.000,- pertama diterbitkan tahun 2004, dengan gambar utama Proklamator Republik Indonesia, Presiden Ir. Soekarno dan Wakil Presiden DR.Mohammad Hatta di bagian depan. Dibelakang gambar dua tokoh nasional ini dilengkapi dengan gambar rumah bersejarah di Jalan Proklamasi Jakarta Pusat. Tampak pada gambar mata uang tersebut terdapat ornamen bunga teratai pada bagian belakang gambar DR.Mohammad Hatta ada gambar bunga teratai tersebut melambangkan keteguhan dan kesetiaan sebagai lambang prinsip yang dipegang oleh kedua tokoh nasional tersebut. Pada sisi belakang mata uang tersebut dengan megah tampak gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat dan peta wilayah Indonesia dari Sabang sampai Marauke, yang merupakan lambang persatuan Indonesia.
 

Pecahan Rp 50.000,-

 ImageImage

        Uang Kertas bernilai nominal Rp 50.000,- pertama diterbitkan tahun 2005, dengan gambar utama Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai dan ornamen daerah Bali di badian depan, sedangkan pada bagian belakang terdapat gambar Danau Beratan, Bedugul. Bali dan Pura Ulundanu. Uang kertas ini didominasi oleh warna biru yang lebih tajam dan benang pengaman yang berbentuk anyaman dan akan berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Uang Kertas pecahan Rp 50.000,- ini terdapat tanda air 'watermark' bergambar I Gusti Ngurah Rai dan dilengkapi juga dengan kode tunanetra 'blind code' berbentuk 2 segitiga.

 

Pecahan Rp 20.000,-

ImageImage

        Uang Kertas bernilai nominal Rp 20.000,- pertama diterbitkan tahun 2004, dengan gambar utama Pahlawan Nasional Oto Iskandar Di Nata di bagian depan, sedangkan pada bagian belakang terdapat gambar pemerik teh di Jawa Barat. Uang kertas ini didominasi oleh warna hijau yang lebih tajam dengan tanda pengaman baru, yaitu tinta berubah warna yang terletak di sisi kanan bawah bagian depan uang dengan logo Bank Indonesia (BI) bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda, serta benang pengaman yang berbentuk anyaman. Uang kertas pecahan Rp 20.000,- ini terdapat tanda air 'watermark' bergambar Oto Iskandar Di Nata dan dilengkapi juga dengan kode tunanetra 'blind code' berbentuk 2 kotak.

 

Pecahan Rp 10.000,-

ImageImage

        Uang Kertas bernilai nominal Rp 10.000,- tahun 2005 desain baru, dengan gambar utama Pahlawan Nasional Sultan Mahmud Badaruddin II di bagian depan, sedangkan pada bagian belakang terdapat gambar utama Rumah Limas, daerah Palembang. Uang kertas ini didominasi oleh warna ungu kebiruan yang lebih tajam. Terdapat logo Bank Indonesia (BI) dalam bingkai berbentuk ornamen daerah Palembang. Uang kertas pecahan Rp 10.000,- ini terdapat tanda air 'watermark' bergambar Sultan Mahmud Badaruddin II dan dilengkapi dengan kode tunanetra 'blind code' berbentuk lingkaran.

 

Pecahan Rp 5000,-

ImageImage

        Uang Kertas bernilai nominal Rp 5.000,- pertama diterbitkan tahun 2001, dengan gambar utama Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bondjol di bagian depan, sedangkan pada bagian belakang terdapat gambar pengerajin tenun pandai sikek dari Sumatera Barat. Uang kertas ini didominasi oleh warna coklat yang lebih tajam dengan unsur pengaman berupa tanda air 'watermark' bergambar Cut Nya Meutia.

 

 Pecahan Rp 2000,-

ImageImage

        Uang Kertas bernilai nominal Rp 2.000,- pertama kalinya diterbitkan tahun 2009, dengan gambar utama Pahlawan Nasional asal Kalimantan Selatan Pangeran Antasari di bagian depan, sedangkan pada bagian belakang terdapat gambar tarian Adat Dayak. Uang kertas ini didominasi warna abu-abu dengan unsur pengaman berupa penggunaan nomor seri yang tidak simetris, adanya kode tuna netra, disamping penambahan unsur pengaman yang lebih banyak dibandingkan pecahan kecil sebelumnya.

 

Pecahan Rp 1000,-

ImageImage

        Uang Kertas bernilai nominal Rp 1.000,- pertama diterbitkan tahun 2001, dengan gambar utama Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura di badian depan, sedangkan pada bagian belakang terdapat gambar pulau maitara dan tidore Maluku. Uang kertas ini didominasi warna biru dengan unsur pengaman berupa tanda air 'watermark' bergambar Cut Nya Meutia.

 
Berikutnya >