Direksi

Direktur Utama


Junino Jahja, kariernya yang gemilang di PT. Indosat tbk sejak tahun 1985 sampai tahun 2003 sebagai Direktur, dilanjutkan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat pada tahun 2004 sampai tahun 2007, merupakan bekal dirinya dipercaya oleh Menteri Negara BUMN untuk memangku jabatan Direktur Utama di Perum Peruri, sejak Serah Terima Jabatan tanggal 4 Januari 2008.
Aktivis kampus yang juga pemegang gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia, MBA bidang Information and Technology dari University of South California dan MBA dari University of Exeter ini.
Optimismenya untuk menjadikan Perum Peruri sebagai World Class Printing Company rasanya tak berlebihan, namun tentunya perlu didukung oleh kekuatan Sumber Daya Manusia yang profesional di bidangnya, infrastruktur dan sarana permesinan yang memadai.Direksi Perum Percetakan Uang RI.

Direktur Niaga


Gardjito Heru, mantan salah satu petinggi di Bank Indonesia yang menangani masalah Peredaran Uang dan Pengamanan Uang ini dipercaya oleh Menteri Negara BUMN sebagai salah seorang Direktur Perum Peruri. Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya dan pemilik Gelar Magister Manajemen dari STIE IPWI ini.
Berbekal pengalamannya bekerja di Bank Indonesia selama ± 25 tahun dan ketekunannya mengikuti berbagai kursus, seminar dan lokakarya, serta kepiawaiannya dalam menjalin kerjasama dengan instansi-instansi terkait, membuat dirinya dipercaya menjabat sebagai Direktur Niaga di Perum Peruri.

Direktur Produksi


Supraptono, sebelum dipercaya oleh Menteri Negara BUMN untuk menjabat sebagai Direktur di Perum Peruri, dirinya sempat menjadi Kepala Divisi Produksi Uang Kertas.
Lulusan Fakultas Teknik Elektro (Arus Kuat) Universitas Trisakti Jakarta dan pemilik gelar Magister Teknik Elektro (Aplikasi Mikroprosesor) dari Universitas Indonesia Jakarta ini.
Memulai karier di Perum Peruri sejak April 1986 di Unit Kerja Produksi Uang Kertas, kemudian berturut-turut di Unit Kerja Riset dan Pengembangan, Produksi Kertas Berharga Non Uang dan kembali lagi ke Produksi Uang Kertas (dengan masa kerja 22 tahun), membuat dirinya sangat berpengalaman dibidang Produksi. Oleh karena itu tak salah bila dirinya dipercaya untuk menempati posisi sebagai Direktur Produksi Perum Peruri.

Direktur Teknik dan Umum


Ike S. Fatnasari, lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung dan pemilik gelar Master Of Science dari Rochester Institute of Technology (R.I.T) – USA, mendapatkan predikat Cum-Laude untuk bidang Teknologi Cetak (printing of technology).
Wanita yang memulai kariernya di Perum Peruri sejak tahun 1986 di Biro Laboratorium ini sempat menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan, sebelum akhirnya dipercaya Menteri Negara BUMN menjadi salah satu Direktur di Perum Peruri.
Berbekal pengalaman kerja hampir di seluruh unit kerja di Perum Peruri, ketekunan dan kejujuran, membuat dirinya dipercaya menempati posisi Direktur Teknik dan Umum.
Sejarah juga mencatat bahwa dirinya merupakan Direktur wanita pertama yang pernah dimiliki oleh Perum Peruri sejak tahun 1971.


Direktur Keuangan dan SDM


Harry AS Sukadis, perjalanan karier yang dimulai sejak tahun 1977 hingga 2007 disejumlah perusahaan ternama di tanah air, membuat dirinya semakin berpengalaman dan mahir dalam menangani berbagai masalah manajemen perusahaan, terutama yang berkaitan dengan masalah keuangan dan perbankan. Berbekal jam terbang yang tinggi dan pengalaman yang beragam di berbagai perusahaan tersebut, maka dirinya dipercaya oleh Menteri Negara BUMN untuk menjabat sebagai Direktur Keuangan dan SDM di Perum Peruri.