Berita Program Kemitraan dan Bina Lingkungan

Peruri Salurkan Dana Program Kemitraan Senilai Rp 1 Miliar Melalui PNM

20 March 2019

Peruri Salurkan Dana Program Kemitraan Senilai Rp 1 Miliar Melalui PNM

Jakarta – Peruri telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) tentang Hibah Dana Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara pada Selasa (19/3) bertempat di Kantor Kementerian BUMN RI. Penandatanganan perjanjian dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya dan Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi yang disaksikan langsung oleh Hambra, Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN.

“Kerja sama ini bertujuan untuk menyalurkan dana program kemitraan Peruri dengan total nilai sebesar Rp 1 miliar melalui PNM yang nantinya akan dikelola guna melakukan pemberdayaan dan disalurkan kepada pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di berbagai wilayah Indonesia. Semoga melalui bantuan tersebut para pelaku UKM dapat meningkatkan profesionalisme dan kemandirian usaha sehingga mampu bersaing dengan perusahaan lainnya,” kata Dwina.

Peruri secara konsisten menyalurkan dana program kemitraan di berbagai sektor usaha. Pada 2018 Peruri telah menyalurkan dana kepada para pelaku UKM sebesar Rp 19,21 miliar, dengan rincian sebagai berikut: (1) Sektor usaha industri sebesar Rp 4,56 miliar; (2) Sektor usaha perdagangan sebesar Rp 6,44 miliar; (3) Sektor usaha pertanian sebesar Rp 135 juta; (4) Sektor usaha peternakan sebesar Rp 200 juta; (5) Sektor usaha jasa sebesar Rp 1,74 miliar. (6) Sektor usaha lainnya sebesar Rp 1,32 miliar; (7) Beban pembinaan kemitraan sebesar Rp 405,67 juta.

Perlu diketahui bahwa PNM merupakan salah satu BUMN yang bergerak di bidang keuangan yang khusus untuk melakukan pengembangan dan pemberdayaan perekonomian rakyat untuk melakukan pinjaman permodalan dan/ atau pembinaan kepada usaha mikro dan kecil. Sesuai misinya PNM akan memberikan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) untuk mendapatkan dan kemudian meningkatkan akses pembiayaan UMKMK kepada lembaga keuangan baik bank maupun non-bank yang pada akhirnya akan meningkatkan kontribusi mereka dalam perluasan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.