Uang Rupiah Logam

Dalam proses produksi uang logam Perusahaan menerapkan unsur-unsur fitur sekuriti yang melekat di dalam produk.  Namun ukuran pengamanan atau sekuriti pada cetakan uang logam berbeda dengan uang kertas yang memiliki banyak fitur. Aspek sekuriti pencetakan uang logam pada prinsipnya lebih banyak ditentukan oleh kualitas bahan, kerumitan desain dan ketajaman pencetakan.

Uang Logam Pecahan Rp 1.000

Uang logam pecahan Rp 1.000 bagian depan memiliki desain tokoh pahlawan Mr. I Gusti Ketut Pudja, lambang Garuda serta teks "Republk Indonesia" dan "Mr. I Gusti Ketut Pudja". Untuk bagian belakang terdapat teks "Bank Indonesia" dan "Rupiah" serta angka "1000" sebagai nominal dan "2016" sebagai tahun emisi.

Keterangan Ketentuan
Tahun Emisi 2016
Diameter 24,15 mm

Uang Logam Pecahan Rp 500

Uang logam pecahan Rp 500 bagian depan memiliki desain tokoh pahlawan Letjen TNI T. B. Simatupang, lambang Garuda serta teks "Republk Indonesia" dan "Letjen TNI T. B. Simatupang". Untuk bagian belakang terdapat teks "Bank Indonesia" dan "Rupiah" serta angka nominal "500" dan angka tahun emisi "2016".

Keterangan Ketentuan
Tahun Emisi 2016
Diameter 27,00 mm

Uang Logam Pecahan Rp 200

Uang logam pecahan Rp 200 bagian depan memiliki desain tokoh Pahlawan Dr. Tjipto Mangunkusumo, lambang Garuda serta teks "Republk Indonesia" dan "Dr. Tjipto Mangunkusumo". Untuk bagian belakang terdapat teks "Bank Indonesia" dan "Rupiah" serta angka nominal "200" dan angka tahun emisi "2016".

Keterangan Ketentuan
Tahun Emisi 2016
Diameter 25,00 mm

Uang Logam Pecahan Rp 100

Uang logam pecahan Rp 100 bagian depan memiliki desain tokoh Pahlawan Prof. Dr. Ir. Herman Johannes, lambang Garuda serta teks "Republk Indonesia" dan "Prof. Dr. Ir. Herman Johannes". Untuk bagian belakang terdapat teks "Bank Indonesia" dan "Rupiah" serta angka nominal "100" dan angka tahun emisi "2016".

Keterangan Ketentuan
Tahun Emisi 2016
Diameter 23,00